Gue masih inget, dulu pas SMA, gue malu banget pake baju lokal. Lebih bangga pake Zara atau H&M yang katanya “kelas internasional”. Dulu mindset-nya: lokal = murahan, impor = keren.
Sekarang? Coba lo liat. Member TREASURE pake hoodie lokal. Jennie BLACKPINK pake korset mutiara buatan desainer Indonesia. Lady Gaga pake gaun Tex Saverio. BTS pake hijab Buttonscarves.
Dunia lagi lirik Indonesia. Dan ini bukan cuma soal pakaian. Ini soal kebanggaan. Ini soal identitas. Ini bukti kalau karya anak bangsa nggak kalah sama brand internasional.
Di 2026 ini, tren fashion lokal makin naik daun. Data ekspor non-migas sektor tekstil dan fashion tumbuh 6,8% dan ditarget tembus US$300 miliar . Tapi yang lebih penting: seleb dunia mulai sadar kalau Indonesia punya produk berkualitas dengan cerita yang unik.
Ini dia 3 brand fashion Indonesia yang berhasil tembus pasar internasional dan dipakai seleb dunia. Ceritanya bukan cuma soal sukses, tapi soal perjuangan, konsistensi, dan bangga sama budaya sendiri.
1. YUSUF.IND: Tenun Baduy yang Mendunia dari Tangerang
Brand ini mungkin belum setenar Erigo, tapi perjalanannya luar biasa. YUSUF.IND didirikan oleh Hendra Mochamad Yusuf pada 2022 di Tangerang. Berawal dari keprihatinan: banyak produk lokal berkualitas tapi nggak punya identitas kuat .
Apa yang bikin YUSUF.IND beda?
Mereka mengangkat tenun Baduy sebagai ciri khas. Bukan sekadar tempel motif, tapi benar-benar memadukan tenun asli Baduy dengan desain modern, elegan, dan bernuansa Arabic look. Palet warnanya dipilih dengan makna khusus: hitam elegan, biru khas Baduy, hingga warna-warna bumi .
Setiap karya YUSUF.IND membawa narasi tentang suku Baduy. Ini yang bikin mereka beda. Bukan cuma jual baju, tapi jual cerita. Jual budaya. Jual identitas.
Komitmen sustainability
YUSUF.IND juga serius sama isu lingkungan. Mereka memberdayakan penjahit lokal dan memanfaatkan limbah kain untuk produk turunan . Jadi nggak cuma fashionable, tapi juga ramah lingkungan.
Jangkauan pasar
Dalam dua tahun, YUSUF.IND udah memperluas pasar ke kota-kota besar Indonesia: Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar. Tapi yang bikin bangga: mereka juga udah tembus pasar internasional! Sekarang produk mereka udah dipesan dari Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong .
Kapasitas produksinya 200-400 pcs per bulan, dan omzet melonjak signifikan pas musim Ramadan .
Faktor kunci sukses
YUSUF.IND nggak sendiri. Mereka dapat pendampingan dari BRI melalui program UMKM EXPO(RT) yang kasih pelatihan branding, keuangan, pembekalan ekspor, sampai kesempatan tampil di pameran internasional .
“Ini sangat berarti bagi perkembangan jangka panjang YUSUF.IND,” kata Yusuf .
Cek koleksinya di: Instagram @yusuf.ind atau marketplace kesayangan lo.
2. NEU MEN: Dari Bandung untuk Dunia, Dipakai Hyunsuk TREASURE
Kalau lo ngikutin K-Pop, pasti tahu Hyunsuk TREASURE. Nah, member TREASURE ini pernah kedapatan pakai hoodie dari brand lokal MRJN asal Bandung . Tapi bukan MRJN yang mau gue bahas, tapi NEU MEN—brand pria asal Bandung yang juga punya cerita keren banget.
Lahir di masa pandemi
NEU MEN didirikan Ashraf Fauzan Ramdhani dan kakaknya pas pandemi. Awalnya iseng karena bosan kerja dari rumah. Mereka terinspirasi dari usaha fesyen milik ibu mereka. Dalam enam bulan, pendapatan mereka udah menyamai gaji waktu masih di dunia korporat .
Apa yang bikin NEU MEN beda?
Mereka memadukan elemen budaya Indonesia dengan gaya modern. Motif ikonik kayak peta Nusantara, Monas, dan seni khas daerah diwujudkan dalam potongan kasual maupun semi-formal. Ada juga yang pakai batik, tenun, bordir, dan printed anti-alergi .
Yang bikin makin keren: mereka pake material ramah lingkungan. Setiap potongan kain dimanfaatkan optimal, sisa bahan diolah jadi produk baru. Ini selaras sama tren global fesyen berkelanjutan .
Koleksi unggulan
Koleksi Saka (berarti “penyangga”) terinspirasi tradisi panjat pinang—melambangkan semangat dan perjuangan. Koleksi Meraga (paduan “merdeka” dan “raga”) merepresentasikan kebebasan dalam diri, dengan wastra merah putih dan sentuhan modern .
Dari Bandung ke Malaysia-Singapura
NEU MEN berkembang pesat lewat platform digital. Mereka ikut Program Ekspor Shopee yang buka peluang pasar di Malaysia, Singapura, dan berbagai negara lain . Penjualan lewat Shopee Live pas Ramadan naik 10 kali lipat dari hari biasa!
“Shopee menjadi mitra strategis yang memberi kami panggung untuk berkembang. Lebih dari 90% pertumbuhan kami berasal dari platform ini,” ungkap Ashraf .
Dunia mulai melirik
Meskipun belum ada konfirmasi resmi artis internasional yang pakai NEU MEN, tapi brand ini udah jadi perbincangan di komunitas fashion global. Kualitas dan desainnya udah setara produk internasional. Tinggal nunggu momentum aja.
Cek koleksinya di: Shopee atau Instagram @neu_men
3. Buttonscarves: Hijab Premium yang Dipakai BTS dan Seleb Korea
Ini dia brand yang paling sering muncul di berita internasional. Buttonscarves adalah brand muslimah lokal yang sukses banget tembus pasar global, sampai dipakai artis Korea dan model internasional.
Apa yang bikin Buttonscarves beda?
Buttonscarves ngusung konsep “luxury everyday wear”—hijab premium yang bisa dipake sehari-hari. Kualitasnya nggak kalah sama brand internasional, dengan desain yang up-to-date tapi tetep sopan.
Dipakai BTS dan seleb dunia
Yang paling bikin heboh: BTS pernah pakai Buttonscarves! Iya, boyband terbesar dunia itu pernah terlihat menggunakan produk Buttonscarves di beberapa kesempatan . Nggak cuma BTS, model internasional kayak Gigi Hadid juga dikenal sebagai penggemar brand lokal Indonesia, termasuk Buttonscarves .
Kenapa mereka suka?
Karena Buttonscarves menawarkan produk berkualitas premium dengan harga yang masuk akal. Desainnya modern dan nggak norak, cocok buat gaya kasual maupun formal. Bahannya adem, nyaman dipakai seharian.
Jangkauan pasar
Buttonscarves sekarang udah tersedia di berbagai negara. Mereka aktif di platform e-commerce internasional dan sering ikut pameran fashion luar negeri. Dari Amerika sampai Korea, produk mereka laris manis.
Cerita di balik kesuksesan
Buttonscarves dibangun dengan visi: bawa fashion muslimah Indonesia ke kancah global. Mereka konsisten ngasih kualitas terbaik, desain kekinian, dan yang paling penting—nggak malu-maluin jadi brand lokal. Mereka justru bangga bilang “Made in Indonesia”.
Cek koleksinya di: www.buttonscarves.com atau Instagram @buttonscarves
Tabel Perbandingan: 3 Brand Lokal yang Mendunia
| Brand | Asal | Ciri Khas | Pasar Internasional | Seleb Pemakai |
|---|---|---|---|---|
| YUSUF.IND | Tangerang | Tenun Baduy, modern elegant, sustainability | Malaysia, Brunei, Singapura, Hong Kong | – |
| NEU MEN | Bandung | Motif Nusantara, ramah lingkungan, casual | Malaysia, Singapura | (berpotensi) |
| Buttonscarves | Jakarta | Hijab premium, luxury everyday wear | Global (Asia, AS, Eropa) | BTS, Gigi Hadid |
3 Brand Lain yang Juga Harus Lo Tahu
Selain tiga di atas, ada beberapa brand lokal lain yang juga udah go internasional dan dipakai seleb dunia:
1. Diana Couture by Diana M Putri
Pemakai: Jennie BLACKPINK, Carrie Underwood, Paula Abdul, Paris Hilton, Chloe Bailey
Diana M Putri asal Surabaya ini viral banget pas korset mutiaranya dipakai Jennie di video klip ‘Shut Down’ . Koleksinya yang disebut Diana Couture ini ternyata udah lama dilirik artis internasional .
2. Rinaldy Yunardi
Pemakai: Christina Aguilera
Aksesoris buatan Koh Yungyung ini udah mendunia. Baru-baru ini, Christina Aguilera pakai face shield futuristik karya Rinaldy di konsernya di Inggris .
3. Tex Saverio
Pemakai: Lady Gaga, Jennifer Lawrence
Tex bisa dibilang pionir desainer Indonesia yang go internasional. Karyanya yang bersejarah: gaun futuristik hitam di iklan parfum Lady Gaga, dan gaun yang dipakai Jennifer Lawrence di film “The Hunger Games: Catching Fire” .
4. ERIGO
Pemakai: DPR IAN
Brand streetwear yang lagi naik daun ini pernah dipakai DPR IAN, musisi Korea yang punya basis penggemar besar di Indonesia. DPR IAN sempat upload foto pake kaos ERIGO di Instagram pribadinya .
5. MRJN dan Heyfreak
Pemakai: TREASURE (Hyunsuk, Jaehyuk, Junghwan)
Brand asal Bandung ini beberapa kali dipakai member TREASURE. Hyunsuk pernah pakai MRJN, sementara Jaehyuk dan Junghwan pakai Heyfreak dan DOPEMILES .
Data dan Fakta: Kebangkitan Fashion Lokal
- Target ekspor non-migas 2026: US$300 miliar, dengan sektor tekstil dan fashion sebagai tulang punggung .
- Pertumbuhan ekspor Jan-September 2025: 6,8% (yoy) mencapai US$195,4 miliar .
- Pasar baru: Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah tumbuh dua digit berkat FTA .
- Faktor penentu: Kualitas produk, cerita brand, komitmen sustainability, dan etika produksi .
Kenapa brand lokal sekarang dilirik dunia?
Konsumen global nggak cari murah. Mereka cari cerita. Mereka cari nilai. Brand kayak YUSUF.IND dengan tenun Baduy, NEU MEN dengan motif Nusantara, dan Buttonscarves dengan hijab premium—semua punya cerita. Bukan cuma jual baju, tapi jual identitas.
Seperti kata Wawan Hendrayana dari Infovesta Kapital Advisori: “Kualitas produk hanya salah satu aspek. Konsumen global kini jauh lebih selektif. Faktor penentu lainnya meliputi cerita dan nilai di balik brand, komitmen sustainability, dan etika produksi” .
3 Hal yang Bisa Lo Lakukan buat Dukung Fashion Lokal
Gue nggak nyuruh lo beli barang mahal tiap bulan. Tapi lo bisa bantu dengan cara sederhana:
1. Bangga Pakai Lokal
Setiap kali lo pake baju lokal, lo jadi brand ambassador gratis buat Indonesia. Lo nggak perlu malu. Justru lo harus bangga. Karena kualitasnya udah diakui dunia.
2. Cari Tahu Cerita di Balik Brand
Sebelum beli, coba cek Instagram brand-nya. Baca “About” mereka. Siapa founder-nya? Apa inspirasi koleksinya? Apa komitmen sosial mereka? Dengan tahu ceritanya, lo bakal lebih appreciate setiap jahitannya.
3. Share di Medsos
Lo beli baju keren dari brand lokal? Foto, upload, kasih caption bangga. Tag brand-nya. Siapa tahu bisa bantu mereka makin dikenal. Di era digital, satu postingan bisa berdampak besar.
Dari Rumah ke Runway: Ini Baru Local Pride!
Gue mau balik ke cerita awal. Dulu kita malu pake lokal. Sekarang? Artis Korea pada rebutan pake hoodie dari Bandung. Model internasional pake hijab dari Jakarta. Lady Gaga pake gaun dari Indonesia.
Ini bukan kebetulan. Ini hasil kerja keras bertahun-tahun. Brand kayak YUSUF.IND, NEU MEN, Buttonscarves, Diana Couture, Tex Saverio, dan lainnya udah buktiin: karya anak bangsa nggak kalah.
Mereka nggak cuma jual baju. Mereka jual cerita. Cerita tentang tenun Baduy. Cerita tentang motif Nusantara. Cerita tentang perempuan Indonesia yang karyawan. Dan dunia suka sama cerita itu.
Jadi, mulai sekarang, jangan malu lagi pakai lokal. Karena apa yang lo pakai itu adalah bagian dari identitas lo. Identitas sebagai orang Indonesia yang bangga sama karya anak bangsa.
Local pride, bro. Jangan pernah lupa.
Gue penasaran, nih. Di antara lo yang baca, ada yang udah punya koleksi dari brand-brand di atas? Atau punya rekomendasi brand lokal lain yang nggak kalah keren? Share di kolom komentar. Karena dengan saling support, kita bisa bikin fashion Indonesia makin mendunia.